Sabtu, 21 Agustus 2010

MUSHROOM NUGGET

Kami menawarkan produk Mushroom Nugget, Nugget berbahan dasar Jamur Tiram

Berdasarkan penelitian Sunan Pongsamart, biochemistry, Faculty of Pharmaceutical Universitas Chulangkorn, jamur tiram mengandung protein, air, kalori, karbohidrat, dan sisanya berupa serat zat besi, kalsium, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C (Sumber Wikipideia.org)












Jamur Tiram Bermanfaat antara lain :

  • Menurunkan Kolesterol
  • Pencegah kanker, diabetes dan hipertensi
  • Meremajakan kulit
  • Kaya protein,vitamin dan mineral
  • Di samping itu, jamur tiram juga dipercaya mampu membantu penurunan berat badan karena berserat tinggi dan membantu pencernaan

Harga Nugget sangat terjangkau
  • Rp. 12.000 untuk kemasan 250 gram
  • Rp. 22000 untuk kemasan 500 gram

Tertarik? hubungi abi di (021)93640042. Dijamin 101% halal.

Selasa, 17 Agustus 2010

Mengatasi koneksi yang sering putus/disconect

Satu tips yang cukup berguna buat sobat semua yang ngalamin koneksi sering putus-putus biasanya sih yang pake cdma FL**I ataupun yang lainnya. Caranya cukup mudah tinggal klik Start->Run->ping yahoo.com -t trus OK. Dan insya Allah koneksinya ga putus-putus lagi.

Oh yah nanti muncul ping dari yahoo, inget jangan ditutup cukup diminimize aja..Simple tapi tokcer.

Sabtu, 07 Agustus 2010

KISAH PEREMPUAN DALAM AL-QURAN

Perbedaan perempuan dan laki-laki juga dipaparkan Al-Qur'an secra gamblang melalui kisah kehidupan Maryam seperti termaktub dalam surah Ali Imran.

Sesungguhnya Allah telah menurunkan Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga 'Imran melebihi segala umat (dimasa mereka masing-masing), (sebagai) satu keturunan yang sebagiannya (turunan) dari yang lain. Dan Allah mendengar lagi Maha Mengetahui. (Ingatlah), ketika istri 'Imran berkata, 'Ya Tuhanku, sesungguhnya aku bernazar kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengethaui.' Maka tatkala istri ' Imran melahirkan anaknya, dia berkata, 'Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkan seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku menamai dia Maryam dan mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada setan yang terkutuk.' Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakaria pemeliharanya. Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan disisinya. Zakaria berkata, 'Wahai Maryam darimana kamu memperoleh (makanan) ini?' Maryam menjawab, 'Makanan itu dari sisi Allah.' Sesungguhnya Allah memberi rezeki, kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.(Ali Imran[3]:33-37).

Kisah tersebut mesti diketahui khalayak perempuan karena secara khusus bercerita tentang perempuan. Dalam Tafsir Ibnu Katsir disebutkan, nama istri 'Imran yang juga ibunda Maryam itu adalah Hanah bint Faqudza.

Muhammad Ibnu Ishaq menafsirkan beberapa ayat sebagai berikut. Istri 'Imran adalah perempuan mandul. Suatu hari, ia melihat seekor burung yang tengah memberi makan anaknya dengan paruh ---hal yang membuat dirinya ingin segera punya anak. Ia lantas berdoa kepada Allah agar dikaruniai seorang anak, dan Allah pun mengabulkannya. Setelah berhubungan dengan suaminya, Hanah pun mengandung.

Saat Hanah hamil, dia bernazar kalau anak yang berada dalam kandungannya kelak menjadi anak saleh, ikhlas beribadah dan tulus mengabdi di Baitul Maqdis. Ia lalu berdoa, "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku bernazar kepada Engkau, anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karenanya, terimalah (nazar) itu dariku. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui(Ali Imran[3]:35). Artinya, Allah Maha mMendengar doaku dan Maha Mengetahui niatku.

Dia sama sekali tidak tahu apakah bayi yang diperutnya itu laki-laki atau perempuan. "Maka tatkala istri 'Imran melahirkan anaknya, dia berdoa, 'Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan, dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu, dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan."Ali Imran[3]:36). Artinya, keduanya tidaklah sama dalam hal kekuatan, keteguhan beribadah, dan ketulusan mengabdi di Baitul Maqdis

"Sesungguhnya aku menamai dia Maryam".(Ali Imran[3]:36). Ayat ini menjadi dalil bolehnya memberi nama bayi yang baru dilahirkan, sebagaimana ditunjukkan oleh makna literal ayat. pemberian nama pada jabang bayi yang baru dilahirkan merupakan kebiasaan generasi sebelum kita (Syar'u man qablana). Diriwayatkan, Rasulullah saw. bersabda, "Anakku lahir pada suatu malam dan aku menamainya dengan nama nenek-moyangku, Ibrahim". (HR Bukhari dan Muslim). Dalam riwayat Bukhari dan Muslim lainnya, Anas membawa anaknya kepada Rasulullah saw. Beliau lantas meneteskan air kurma ke mulut si bayi dan memberinya nama 'Abdullah."

Dalam Shahih al-Bukhari disebutkan riwayat tentang seorang laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah saw, "Wahai Rasulullah, tadi malam istriku melahirkan seorang anak. Nama apa yang harus aku berikan padanya?" Beliau berkata, "Namakanlah anakmu, 'Abdurrahman'.

Diriwayatkan dari Qatadah, dari Hasan al-Basri, dari Samurah ibn Jandab, Rasulullah saw, bersabda, "Setiap anak tergadaikan dengan aqiqah yang disembelih pada hari ketujuh kelahirannya sekaligus pemberian nama atasnya, dan pemotongan rambutnya. "Hadist ini diriwayatkan Imam Ahmad dan dinilai shahih oleh al-Tirmidzi.

Firman Allah, "Dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada setan yang terkutuk." (Ali Imran[3]:36). Ayat ini berisi penjelasan permohonan istri perlindungan kepada anaknya beserta keturunannya. Artinya, aku mohon perlindungan Allah bagi Maryam dan anaknya, yaitu "Isa as, dari godaan setan. Dan doa istri 'Imran ini benar-benar dikabulkan oleh Allah.

Bersambung...

Mari gabung menjadi penulis blog di PCNOTEBOOK SOLUTION


Buat sahabat yang ingin mencurahkan segala sesuatu, baik itu curhatan ataupun ilmu yang bermanfaat. Trus bingung mau kemana, silahkan saja untuk menuliskannya disini, semua sahabat bisa menulis apapun dengan bebas. Tapi yang perlu diingat adalah : JANGAN BERUPA SARA ataupun PORNOAKSI. Syaratnya mudah, hanya dengan menjadi member di Blog ini Anda sudah bisa mencurahkan apa yang ada dipikiran Anda, dan asiknya lagi tulisan Anda dapat dikomentari oleh semua sahabat pcnotebook lainnya. Segeralah bergabung menjadi member, tidak dipungut biaya apapun [ GRATIS ]. Have fun :)

Oh ya, untuk setiap artikel yg sahabat tuliskan, jangan lupa masuk pada label/categori Untuk Semua.

Silahkan isi form email pada bagian bawah blog ini :)

PEREMPUAN DALAM AL-QURAN

Dalam Al-Qur'an, kata unsta disebutkan dalam beberapa konteks berbeda. Satu sisi berkaitan dengan persamaan hak perempuan dan laki-laki dalam beramal serta mendapat pahala dari Allah, disisi lain mengulas perbedaan spesifik keduanya dari sisi kehamilan yang dialami perempuan dan kisah-kisah seputar perempuan yang mengisyaratkan perbedaan diri mereka dengan kaum laki-laki.

Beberapa ayat Al-Quran menjelaskan persamaan laki-laki dan perempuan, diantaranya ,

Barang siapa mengerjakan amal-amal saleh, laki-laki maupun wanita, sedangkan ia beriman, mmereka itu masuk surga dan tidak akan dianiaya walau sedikitpun.(Al-Nisa[4]:124).

Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, sesungguhnya Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri mereka balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka telah kerjakan.Al-Nahl[16]:97).

Barang siapa yang mengerjakan perbuatan jahat, dia tidak akan dibalas melainkan sebanding dengan kejahatan itu. Dan barang siapa mengerjakan amal saleh baik laki-laki maupun perempuan sedangkan ia beriman, mereka akan masuk surga, diberi rezki didalamnya tanpa hisab.(Ghafir[40]:40).

Mengenai perbedaan kaum perempuan dan laki-laki, Al-Quran menjelaskan bahwa perempuan itu mengandung dan melahirkan---dua sifat dasar yang hanya dimiliki perempuan dan termasuk perbedaan biologis mendasar antara perempuan dan laki-laki. Allah Swt. berfirman, "Orang-orang kafir berkata, 'Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu tanda (kebesaran) dari Tuhannya?' Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan, dan bagi tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk. Allah mengetahui apa yang dikandung setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya."(Al-Ra'd[13]:7-8).

"Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuan pun mengandung dan (tidak pula) melahirkan, melainkan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam kita (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah mudah."Fathir[35]:11).

"Kepada-Nya dikembalikan pengetahuan tentang hari kiamat. Dan tidak ada buah-buahan keluar dari kelopanya dan tidak seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Pada hari Tuhan memanggil mereka, 'Di manakah sekutu-sekutu-Ku itu?' Mereka menjawab, 'Kami nyatakan kepada Engkau bahwa tidak ada seorang pun di antara kami yang memberi kesaksian (bahwa Engkau punya sekutu)."(Fushshilat[41]:47).

Artikel selanjutnya "KISAH PEREMPUAN DALAM AL-QURAN".

ISTILAH FIKIH PEREMPUAN

Sebelum membahas dan memahami persoalan perempuan lebih jauh, kita mesti mengetahui terlebih dahulu arti kosakata unsta (perempuan) dalam beberapa kamus bahasa arab. Dalam Al-Mu'jam Al-Wasith disebutkan, anutsa-unutsatan-anatsatan berarti lemah gemulai, anatsat al-hamil berarti perempuan melahirkan, anatsa fi al-amr berarti lembek dan tidak tegas, hadid anits berarti besi lunak, sayf anits berarti pedang pipih, rajul anits artinya laki-laki yang lembut dalam berbicara.

Menurut sudut kebahasaan, perempuan memiliki perbedaan mendasar dengan laki-laki sehingga keduanya tidak bisa disamakan. Karena itu, seorang laki-laki yang berprilaku kewanitaan bisa dikatakan sebagai perampas hak orang lain. Sebab, laki-laki harus memiliki perangai tersendiri seperti halnya perempuan.

Perempuan adalah jenis manusia tertentu yang diciptakan Allah Swt. Firman-Nya,"Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya."(Al-Baqarah [2]: 31).

Kalangan fukaha pernah menyebutkan, kaum perempuan memiliki ciri-ciri khusus --selain struktur fisik-- yang membedakannya dengan lelaki. Ciri-ciri itu adakalanya kasatmata seperti menstruasi, dan adakalanya abstrak seperti perangai yang telah terpatri dalam diri setiap perempuan

Artikel selanjutnya "PEREMPUAN DALAM AL-QURAN".

FIKIH PEREMPUAN


Laki-laki tidak sama dengan perempuan. Inilah salah satu tema besar yang diangkat Al-Quran, baik kaitannya dengan kehidupan dunia maupun akhirat. Penciptaan perempuan begitu unik dan berbeda dari penciptaan laki-laki, baik dari segi fisik maupun karakter. Kebenaran ini tentu tidak bisa dipungkiri, terutama bagi mereka yang mau membuka mata dan hati nurani selalu berupaya memutarbalikkan fakta kebenaran sesuai dengan keinginan dan hawa nafsu mereka, dimana perempuan dipandang hanya sekedar budak dan tawanan yang bisa diperlakukan semena-mena

Atas dasar perbedaan tersebut, sejumlah ketentuan digariskan Sang Pencipta dengan dua orientasi yang berbeda. Pertama, persamaan laki-laki dan perempuan dalam hak untuk melakukan suatu perbuatan dan menanggung resikonya, hak kebebasan berfikir dan berkeyakinan.Kedua, adanya perbedaan antara keduanya yang tidak bisa dinafikan karena kecenderungan fisik dan karakter yang saling berlainan.

Pembahasan mengenai fikih perempuan ini mencakup beberapa uraian berikut :

  1. Istilah Fikih Perempuan
  2. Perempuan dalam Al-Qur'an
  3. Kisah Perempuan dalam Al-Qur'an
  4. Hak Dasar Perempuan dalam Islam
  5. Penghargaan Islam terhadap Perempuan
  6. Hak-hak Perempuan yang sama dengan Hak Laki-laki
  7. Hak Pendidikan
  8. Kewajiban seorang Perempuan
  9. Menghormati keinginan seorang Perempuan
  10. Peran perempuan dalam membuat Kebijakan
  11. Ha Perempuan dalam menggunakan Kekayaan Pribadinya
  12. Hukum-hukum Syariat bagi Perempuan
  13. Memelihara Hak-hak Perempuan
  14. Hukum seputar ibadah yang khusus bagi Perempuan
  15. Hukum keluar rumah
  16. Rajin Ibadah

Artikel selanjutnya "ISTILAH FIKIH PEREMPUAN".

 
Copyright © pc&notebooksolution
Blogger Theme by BloggerThemes Sponsored by Internet Entrepreneur